7.2.11

Di Merkurius, Sehari Sama Dengan Setahun

Bertahun-tahun kita yakini, satu tahun terdiri atas 12 bulan, satu bulan 28 sampai 31 hari,
satu hari 24 jam, satu jam 60 menit dan satu menit 60 detik. Tapi patokan itu ternyata tida
universal…!
Einstein pernah mengatakan, waktu hanyalah pengertian manusia terhadap perpindahan-
perpindahan simbolik dari “tempat”. Waktu yang kita gambarkan sebagai jam, hari, bulan dan
tahun itu tak lebih hanyalah istilah-istilah yang melukiskan peredaran Bumi di sekitar sumbunya
dan peredarannya mengelilingi Matahari.
Satu tahun adalah satu kali perputaran penuh Bumi mengedari Matahari. Satu bulan adalah satu
kali perputaran Bulan mengelilingi Bumi. Satu hari adalah satu kali perputaran penuh Bumi
mengitari dirinya sendiri.
Atau, kalau ingin dinyatakan dalam bentuk lain, satu jam adalah peredaran Bumi mengitari
sumbunya 15 derajat. Satu hari adalah peredaran penuh 360 derajat. Dan satu tahun adalah
putaran 360 derajat Bumi mengelilingi Matahari.
Arloji yang kita pakai di pergelangan tangan kita pun adalah gambaran dari perpindahan tempa
(perpindahan jarum dari angka ke angka di atas plat arloji). Jam-jam yang dipergunakan di
permukaan Bumi ini diakurkan dengan peredaran sistem matahari.
Tapi, sistem ini bukan satu-satunya sistem yang berlaku mutlak di jagad raya. Jelas tak mungkin
kita memaksa “makhluk” angkasa lain tunduk terhadap undang-undang “definisi” sistem waktu
kita. Kita tak mungkin menganggap jumlah satuan yang kita ukur sebagai jumlah satuan yang
mutlak.
Di Merkurius, misalnya, definisi “waktu” buat mereka beda. Planet ini mengelilingi sumbunya 8
hari. Pada saat yang bersamaan ia pun mengelilingi Matahari 88 hari juga. Jadi, kalau kita
paksakan juga definisi kita, maka boleh dibilang sehari di Merkurius itu sama dengan setahun!
Ya, kan?
Makanya jangan heran, sistem waktu dalam “maksud” Tuhan pun berbeda. Banyak ayat Al-Qur’
mengisyaratkan saat datangnya kiamat itu pendek waktunya. Juga, janji-janji kemenangan
Islam. Cuma, ya itu tadi, tunggu saja “tanggal mainnya”. Sistem waktu kita memang beda, kok

No comments:

Post a Comment