Malam itu yang kelam
Terbujur kaku terfikirku pada sinar tembaga redup
Lepas segala bayangan pada renungan tentang hidup
Dingin, dingin dan beku dadaku
Rasa rindu menyelinap jauh dan tajam masa yg sudah berlalu
Sekejap ku memirkan tentang diriku
Renung dan diam
Mataku tersengat
Kususul setiap langkah perjalanan hidupku
jauh di belakangku
Sesenggukan sepi menyergap hatiku
Ia telah datang, hadir di depan mataku
sehingga kini aku masih bernafas dibumi
Cantik laksana orkid yang berembun saat pagi
Ia bagaikan setiap rintik huhan yang memberikan kehidupan kepada makhluk ciptaan tuhan
Senyum, sunggingan sederhana bersinar
Menyimpan sejuta makna dan debar dalam diriku
kemana perjalan hidupku
sampai kemana detik dan ketika perjalanan demi perjalan
bila ia akan berakhir...
sunyiku pada kehidupan dan kedamaian
kerana aku hanya insan yang inginkan pada ketenangan hidup....
hidup dalam kesederhanaan tp penuh dgn landasan dan syariat islam...
kerana Hidup merupakan seorang perantau sebelum aku bertemu tuhanku pengakhirnya...
No comments:
Post a Comment